Panduan Lengkap Tata Cara Sholat Tahajud 2 Rakaat dan Bacaannya untuk Pemula

Sholat Tahajud adalah sholat sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan di malam hari setelah tidur sejenak. Banyak keutamaan dan manfaat yang bisa didapatkan dari sholat ini. Bagi kamu yang baru belajar atau ingin memperdalam pemahaman, artikel ini akan membahas secara lengkap tata cara sholat tahajud 2 rakaat dan bacaannya dengan bahasa yang mudah dimengerti.

Langkah Awal Memulai Sholat Tahajud 2 Rakaat

Banyak orang penasaran bagaimana sih sebenarnya tata cara sholat tahajud 2 rakaat dan bacaannya yang benar. Sebenarnya, sholat tahajud ini tidak jauh berbeda dengan sholat sunnah lainnya, hanya saja ada waktu pelaksanaannya yang spesifik, yaitu di sepertiga malam terakhir. Memulai sholat tahajud diawali dengan niat tulus dan kesungguhan hati untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Niat Sholat Tahajud

Niat adalah kunci utama dalam setiap ibadah. Untuk sholat tahajud, niat diucapkan dalam hati. Tidak perlu diucapkan dengan suara keras. Niat ini menegaskan bahwa kita sedang melaksanakan sholat tahajud karena Allah semata.

Berikut adalah lafal niat sholat tahajud:

  • Ushalli sunnatat tahajjudi rak’ataini lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat sholat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Niat ini diucapkan sebelum memulai takbiratul ihram, yaitu saat mengangkat tangan untuk memulai sholat.

Takbiratul Ihram

Setelah melafalkan niat dalam hati, langkah selanjutnya adalah melakukan takbiratul ihram. Ini adalah gerakan mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga sambil mengucapkan “Allahu Akbar”. Gerakan ini menandakan dimulainya sholat.

Perhatikan beberapa hal penting saat takbiratul ihram:

  1. Pastikan kedua tangan terangkat dengan benar.
  2. Ucapkan “Allahu Akbar” dengan jelas.
  3. Pandangan mata tetap tertuju pada tempat sujud.

Takbiratul ihram adalah rukun yang wajib dilakukan dalam setiap sholat. Jika rukun ini terlewat, maka sholatnya tidak sah.

Membaca Doa Iftitah

Setelah takbiratul ihram, dianjurkan untuk membaca doa iftitah. Doa ini adalah pembuka sholat yang memuji kebesaran Allah SWT dan memohon perlindungan dari godaan setan.

Salah satu bacaan doa iftitah yang umum adalah:

Lafal Arab Artinya
Subhanakallahumma wa bihamdika, wa tabaarakasmuka, wa ta’ala jadduka, wa la ilaha ghiruk. Mahasuci Engkau ya Allah, dengan segala puji bagi-Mu, Maha Suci nama-Mu, Maha Tinggi keagungan-Mu, dan tidak ada Tuhan selain Engkau.

Doa iftitah ini dibaca setelah membaca surat Al-Fatihah oleh sebagian ulama, namun ada juga yang membacanya sebelum Al-Fatihah. Membacanya sunnah, jadi jika terlupa tidak ada masalah.

Membaca Surat Al-Fatihah

Surat Al-Fatihah adalah surat terpenting dalam sholat, karena merupakan rukun sholat yang wajib dibaca di setiap rakaat. Keutamaan Al-Fatihah sangatlah besar, bahkan disebut sebagai ummul kitab (induk Al-Qur’an).

Berikut adalah urutan membaca Al-Fatihah:

  1. Basmalah: Bismillahirrahmanirrahim.
  2. Ayat 1: Alhamdulillahirabbil ‘alamin.
  3. Ayat 2: Arrahmanirrahim.
  4. Ayat 3: Maliki yaumiddin.
  5. Ayat 4: Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in.
  6. Ayat 5: Ihdinas shiratal mustaqim.
  7. Ayat 6: Shiratalladzina an’amta ‘alaihim ghairil maghdubi ‘alaihim waladh dhalin.

Pastikan membaca setiap ayat dengan tartil dan benar makhrajnya. Membaca Al-Fatihah dengan khusyuk akan menambah kedalaman sholat kita.

Membaca Surat Pendek Setelah Al-Fatihah

Setelah membaca Al-Fatihah, dianjurkan untuk membaca surat pendek dari Al-Qur’an. Memilih surat pendek ini memberikan kesempatan kita untuk lebih meresapi ayat-ayat Allah sambil tetap menjaga keringanan sholat karena jumlah rakaatnya yang sedikit.

Beberapa surat pendek yang bisa dibaca di rakaat pertama antara lain:

  • Surat Al-Ikhlas
  • Surat Al-Falaq
  • Surat An-Nas

Sedangkan di rakaat kedua, kamu bisa membaca surat pendek lainnya, misalnya Surat Al-Kafirun. Yang terpenting, membaca surat-surat ini dengan penuh penghayatan.

Rukuk

Setelah membaca surat pendek, saatnya melakukan rukuk. Rukuk adalah gerakan membungkukkan badan dengan punggung lurus sejajar dengan tanah, sambil kedua tangan memegang lutut. Bacaan tasbih rukuk adalah “Subhana Rabbiyal ‘Adhim” (Mahasuci Tuhanku Yang Maha Agung), dibaca minimal tiga kali.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat rukuk:

  • Pastikan punggung lurus dan kepala sejajar.
  • Kedua tangan diletakkan di lutut dengan jari-jari terbuka.
  • Ucapkan bacaan tasbih dengan tenang dan penuh kekhusyukan.

Rukuk adalah salah satu rukun sholat yang menunjukkan kerendahan diri kita kepada Allah.

I’tidal dan Sujud

Setelah rukuk, kita bangkit dari rukuk dalam posisi tegak dengan membaca “Sami’allahu liman hamidah” (Allah mendengar orang yang memuji-Nya). Posisi ini disebut i’tidal.

Kemudian, dilanjutkan dengan sujud. Sujud dilakukan dua kali dalam satu rakaat, dengan jeda duduk di antara kedua sujud. Bacaan tasbih sujud adalah “Subhana Rabbiyal A’la” (Mahasuci Tuhanku Yang Maha Tinggi), dibaca minimal tiga kali.

Berikut adalah tahapan setelah rukuk:

  1. Bangkit dari rukuk (I’tidal) sambil membaca “Sami’allahu liman hamidah”.
  2. Saat berdiri tegak, membaca “Rabbana walakal hamdu” (Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji).
  3. Suci pertama: turun ke posisi sujud.
  4. Duduk di antara dua sujud: bangkit dari sujud pertama ke posisi duduk.
  5. Sujud kedua: turun kembali ke posisi sujud.

Sujud adalah posisi paling dekat seorang hamba dengan Tuhannya, maka manfaatkanlah dengan memperbanyak doa.

Bangkit dari Sujud dan Melanjutkan Rakaat Kedua

Setelah menyelesaikan sujud kedua pada rakaat pertama, kita akan bangkit untuk memulai rakaat kedua. Gerakan ini dilakukan dengan bertumpu pada kedua tangan, lalu berdiri kembali untuk melanjutkan sholat.

Urutan setelah sujud kedua rakaat pertama:

  • Bangkit dari sujud kedua dengan bertumpu pada tangan, lalu berdiri tegak.
  • Ini menandakan berakhirnya rakaat pertama.
  • Langsung melanjutkan ke rakaat kedua dengan membaca Al-Fatihah kembali.

Proses di rakaat kedua sama persis dengan rakaat pertama, yaitu membaca Al-Fatihah dan surat pendek, lalu rukuk, i’tidal, dan dua kali sujud.

Tasyahud Akhir dan Salam

Setelah menyelesaikan sujud kedua pada rakaat kedua, kita akan duduk untuk tasyahud akhir. Duduknya adalah duduk tawarruk, yaitu kaki kiri di bawah paha kanan, dan kaki kanan ditegakkan. Pada posisi ini, kita membaca bacaan tasyahud akhir.

Berikut adalah bacaan tasyahud akhir:

Lafal Arab Artinya
Attahiyyaatu lillaahi wash sholawaatu wath thoyyibaat. Assalaamu ‘alaika ayyuhan Nabiyyu wa rohmatullahi wa barokaatuh. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibadillahish sholihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rosuuluh. Segala kehormatan, kebahagiaan dan keberkahan miliknya Allah. Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepadamu wahai Nabi beserta rahmat Allah dan barokah-Nya. Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada kami dan kepada seluruh hamba Allah yang sholeh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya.

Setelah tasyahud akhir selesai, akhiri sholat dengan mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri, sambil menolehkan wajah. “Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.”

Selesai salam, berarti sholat tahajud 2 rakaat kamu sudah selesai.

Doa Setelah Sholat Tahajud

Setelah selesai sholat tahajud, sangat dianjurkan untuk dilanjutkan dengan berdoa. Waktu sepertiga malam adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Kita bisa memohon apa saja kepada Allah SWT sesuai dengan keinginan kita, baik urusan dunia maupun akhirat.

Beberapa contoh doa yang bisa dibaca:

  • Memohon ampunan dosa
  • Memohon kelancaran rezeki
  • Memohon kesehatan
  • Memohon kebahagiaan dunia akhirat

Jangan lupa untuk menutup doa dengan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Dengan memahami tata cara sholat tahajud 2 rakaat dan bacaannya ini, semoga kamu semakin semangat untuk melaksanakannya. Ingat, kunci utama adalah ketulusan niat dan kekhusyukan dalam setiap gerakan dan bacaan. Selamat mencoba!