Pernah lihat teman kamu posting ulang story keren di Instagram mereka dan kamu jadi pengen melakukan hal yang sama? Tenang aja, cara repost story IG itu nggak ribet kok! Dalam artikel ini, kita bakal kupas tuntas berbagai cara repost story IG biar kamu juga bisa ikutan nge-share momen seru.
Cara Paling Mudah: Repost Story Orang Lain
Kalau kamu mau nge-share ulang story dari teman atau akun lain yang kamu follow, ada cara yang super gampang. Caranya adalah dengan mengetuk tombol “Add to Your Story” atau “Kirim ke Cerita Anda” yang muncul saat kamu melihat story tersebut.
Jadi, gini lho. Ketika kamu lagi asyik-asyiknya lihat-lihat story temanmu, terus ada story yang menurut kamu bagus banget atau penting banget buat dibagiin lagi ke followers kamu, kamu pasti bakal nemu tombol yang kayak ada pesawat kertas gitu di bagian bawah. Nah, kalau kamu ketuk tombol itu, nanti bakal muncul pilihan, salah satunya “Add to Your Story”.
Setelah kamu ketuk “Add to Your Story”, story temanmu itu bakal muncul di layar editing story kamu. Kamu bisa tambahin stiker, teks, atau gambar lain kalau mau. Kalau udah selesai diutak-atik, tinggal kamu share deh! Gampang kan? Ini cara paling umum dan paling banyak dipakai buat repost story IG.
Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan:
- Tidak semua akun mengizinkan story mereka untuk di-repost. Akun yang sifatnya pribadi biasanya tidak bisa direpost.
- Jika akun tersebut membatasi siapa saja yang bisa melihat story mereka, maka kamu juga tidak akan bisa melihat opsi untuk repost.
Mengabadikan Story dengan Screenshot
Kalau cara di atas nggak bisa dipakai, misalnya karena akunnya pribadi atau memang nggak ada tombol repostnya, jangan khawatir! Kamu masih bisa kok nge-share story itu. Salah satu triknya adalah pakai screenshot. Ini cara yang simpel dan bisa dipakai di situasi apa aja.
Screenshot itu artinya kamu mengambil gambar layar ponsel kamu. Caranya beda-beda tergantung merk dan tipe ponsel. Biasanya, kamu harus menekan tombol power dan tombol volume bawah secara bersamaan. Nanti layar ponselmu bakal kedip sebentar dan ada notifikasi kalau screenshot sudah tersimpan.
Setelah kamu screenshot story-nya, kamu tinggal buka galeri foto di ponselmu. Cari gambar screenshot story yang tadi. Nah, dari galeri itu, kamu bisa langsung pilih opsi “Share” atau “Bagikan” ke Instagram Story. Nanti, gambar screenshot itu bakal jadi story kamu.
Tapi perlu diingat, kalau kamu pakai screenshot, hasilnya nggak akan sebagus kalau kamu pakai cara repost langsung. Soalnya, kualitas gambarnya bisa jadi agak turun. Selain itu, kalau story-nya itu video, kamu nggak bisa screenshot doang, tapi harus merekam layar.
Beberapa hal tentang screenshot:
- Cek dulu apakah ada logo Instagram atau nama akun di hasil screenshot.
- Kalau ada, kamu bisa hapus atau tutupi pakai stiker biar nggak kelihatan seperti nyomot langsung.
Merekam Layar untuk Story Video
Nah, kalau story yang mau kamu repost itu isinya video, ya nggak bisa dong cuma di-screenshot. Kamu perlu merekam layar ponselmu. Setiap ponsel punya cara sendiri buat merekam layar. Coba deh cari di pengaturan ponselmu, biasanya ada fitur “Screen Recording” atau “Rekam Layar”.
Kalau kamu udah ketemu cara merekam layarnya, langsung aja mulai rekam pas kamu lagi nonton video story yang mau kamu simpan. Pastikan kamu merekamnya dari awal sampai akhir video story. Oh iya, kalau kamu mau ngerekam video story orang lain, sebaiknya minta izin dulu ya biar sopan.
Setelah selesai merekam, video hasil rekaman layar tadi bakal tersimpan di galeri ponselmu. Kamu bisa potong-potong dulu videonya biar pas, terus baru deh kamu upload ke Instagram Story kamu. Kamu juga bisa tambahin teks atau stiker biar makin menarik.
Kelebihan merekam layar adalah kamu bisa dapetin video utuh. Tapi, kekurangannya juga sama kayak screenshot, kualitasnya bisa sedikit berkurang, apalagi kalau koneksi internetmu lagi kurang stabil pas ngerekam.
Langkah-langkah merekam layar:
- Buka story yang ingin direkam.
- Mulai merekam layar.
- Putar video story.
- Hentikan perekaman.
- Edit dan bagikan.
Menyimpan Foto atau Video Langsung
Kadang-kadang, kalau akun Instagram-nya nggak di-private, kita bisa nyimpen langsung foto atau video dari feed mereka. Tapi ini beda ya sama nyimpen story. Kalau nyimpen foto atau video di feed, itu namanya bukan repost story.
Namun, ada beberapa aplikasi pihak ketiga yang katanya bisa bantu kamu nyimpen story langsung dari akun lain. Kamu bisa cari di Google Play Store atau App Store dengan kata kunci seperti “Instagram Story Saver”. Tapi, hati-hati ya pakai aplikasi semacam ini, pastikan aplikasinya terpercaya dan nggak minta password Instagram kamu yang asli.
Kalau kamu udah download dan install aplikasi itu, biasanya kamu tinggal masukin username akun Instagram yang story-nya mau kamu simpan. Nanti, aplikasi itu bakal nampilin semua story yang lagi aktif dari akun tersebut, dan kamu bisa pilih mau di-download yang mana.
Setelah di-download, foto atau video story itu bakal tersimpan di galeri ponselmu. Dari situ, kamu bisa langsung kamu upload lagi ke story kamu sendiri. Tapi, ingetin lagi ya, nyimpen langsung gini biasanya cuma bisa buat akun yang nggak di-private.
Tips aman pakai aplikasi saver:
- Baca review pengguna lain sebelum mengunduh.
- Jangan pernah memberikan password Instagram asli kamu ke aplikasi manapun.
- Gunakan akun Instagram sekunder jika ragu.
Meminta Izin Langsung ke Pembuat Story
Ini mungkin cara yang paling sopan dan nggak bikin repot aplikasi tambahan. Kalau kamu beneran suka sama story temanmu dan pengen banget nge-share ulang, cara terbaiknya adalah minta izin langsung sama orangnya. Nggak perlu malu kok!
Kamu bisa kirim Direct Message (DM) ke temanmu itu, terus bilang, “Eh, aku suka banget story kamu yang tadi, boleh nggak aku repost di storyku juga?” Kebanyakan teman pasti bakal ngizinin kok. Malah mungkin mereka senang kalau karyanya dihargai.
Setelah dapet izin, kamu bisa nanya juga gimana cara terbaik buat nge-share-nya. Apakah mereka mau kamu tag, atau ada cara khusus lainnya. Ini nunjukin kalau kamu menghargai mereka dan karya mereka.
Kalau kamu udah dapet izin dan tahu caranya, kamu bisa pilih cara repost yang paling sesuai. Bisa pakai cara yang ada tombol “Add to Your Story”, atau kalau nggak ada, kamu bisa pakai screenshot atau rekam layar sesuai kesepakatan.
Tabel izin repost:
| Situasi | Cara Terbaik | Catatan |
|---|---|---|
| Story teman dekat | Minta izin langsung | Pastikan ada persetujuan |
| Story akun publik yang tidak bisa di-repost | Minta izin langsung | Jelaskan alasannya |
Menggunakan Fitur “Share to Story” dengan Tag
Ini sebenarnya lanjutan dari cara pertama, tapi lebih fokus ke cara kita menandai orang yang story-nya kita repost. Kalau kamu pakai tombol “Add to Your Story”, biasanya nama akun orang yang bikin story akan otomatis tertulis di situ. Ini bagus banget buat ngasih kredit.
Kalau kamu repost story orang lain dan kamu pengen banget orang itu tahu kalau kamu repost story-nya, kamu bisa banget mention atau tag akunnya. Caranya, pas story-nya muncul di layar editing kamu, kamu tinggal ketuk aja layar, terus cari ikon “Mention” atau “Tag” yang bentuknya kayak huruf @. Ketik username akun temanmu di situ.
Nanti, bakal muncul pilihan akun. Pilih akun yang benar, terus letakkan tag-nya di mana aja di layar story kamu. Usahain biar tag-nya nggak nutupin bagian penting dari story asli. Dengan begini, temanmu bakal dapet notifikasi kalau kamu nge-tag dia di story.
Memastikan nama akun tertulis jelas di story yang direpost itu penting. Ini biar nggak dianggap menjiplak atau ngaku-ngaku. Selalu berusaha memberikan apresiasi kepada pembuat konten aslinya.
Daftar keuntungan menandai akun:
- Pemberi notifikasi langsung ke pembuat konten.
- Meningkatkan kemungkinan interaksi timbal balik.
- Menjaga etika dalam berbagi konten.
Menggabungkan Beberapa Story Menjadi Satu
Kadang, kamu mungkin mau repost beberapa story sekaligus, tapi nggak mau satu-satu. Instagram punya fitur yang memungkinkan kamu buat menggabungkan beberapa foto atau video jadi satu. Tapi, ini biasanya lebih berlaku kalau kamu mau bikin story dari koleksi foto/video kamu sendiri.
Kalau kamu mau repost beberapa story orang lain, kamu nggak bisa langsung menggabungkannya dalam satu story lewat fitur bawaan Instagram. Kamu harus melakukannya satu per satu. Tapi, kalau kamu udah nyimpen beberapa story orang lain (misalnya pakai aplikasi saver), baru deh kamu bisa gabungin semuanya di galeri kamu, terus upload satu per satu.
Atau, kamu bisa juga bikin semacam “kolase” di dalam satu story. Misalnya, kamu screenshot dua atau tiga story berbeda, lalu kamu gabungkan keempatnya pakai aplikasi edit foto sederhana atau pakai fitur stiker “Layout” di Instagram Story kamu sendiri.
Ini agak tricky ya, tapi hasilnya bisa keren kalau kamu kreatif. Kamu bisa bikin story yang isinya kayak rangkuman dari beberapa story menarik yang kamu lihat.
Cara membuat kolase story:
- Simpan atau screenshot story yang diinginkan.
- Buka Instagram Story.
- Pilih salah satu foto/video yang akan jadi dasar.
- Tambahkan foto/video lainnya sebagai stiker atau dari galeri.
- Atur tata letaknya.
Menyertakan Komentar atau Kutipan Tambahan
Saat kamu repost story orang lain, kadang rasanya kurang lengkap kalau cuma di-share gitu aja. Kamu bisa nambahin komentar atau kutipan dari kamu sendiri di atas story itu. Ini biar orang lain tau kenapa kamu nge-share story itu dan apa pendapatmu.
Caranya gampang. Setelah story temanmu muncul di layar editing story kamu (baik lewat tombol “Add to Your Story” atau setelah kamu screenshot/rekam layar), kamu tinggal ketuk ikon “Aa” atau “Text” di bagian atas. Nanti kamu bisa nulis teks apa aja yang kamu mau.
Misalnya, kalau kamu repost video lucu, kamu bisa tambahin teks “Ngakak banget liat ini 😂” atau kalau kamu repost info penting, kamu bisa tambahin “Penting nih, jangan lupa baca!”. Kamu juga bisa ganti font dan warna teksnya biar lebih menarik.
Menambah komentar atau kutipan itu penting banget buat ngasih konteks ke followers kamu. Ini bikin story kamu jadi lebih personal dan interaktif. Jangan lupa juga buat tetep mention akun aslinya kalau memang diperlukan.
Contoh komentar saat repost:
- “Wajib banget nonton video ini! Super inspiratif ✨”
- “Info penting buat yang lagi nyari [topik] 👍”
- “Terima kasih [nama akun] udah share ini, bermanfaat banget!”
Menghapus Tanda Pengenal Akun Asli (Jika Diperlukan dan Diizinkan)
Ini adalah poin yang cukup sensitif. Sebagian besar waktu, saat kamu repost story orang lain, nama akun asli dan foto profilnya akan otomatis muncul di story kamu. Ini adalah cara Instagram untuk memberi penghargaan kepada pembuat konten asli.
Namun, dalam beberapa situasi tertentu, mungkin kamu ingin sedikit mengubah tampilan agar lebih sesuai dengan estetika story kamu sendiri, atau jika kamu mendapatkan izin khusus untuk melakukannya. Jika kamu mendapatkan izin eksplisit dari pembuat konten asli untuk menghapus tanda pengenal, maka kamu bisa melakukannya.
Cara menghapus tanda pengenal ini tidak bisa dilakukan secara langsung melalui fitur “Add to Your Story”. Kamu perlu menggunakan cara seperti screenshot atau merekam layar, lalu di aplikasi editing foto atau video, kamu bisa menutupi nama akun dan foto profil dengan stiker, teks, atau elemen desain lainnya.
Penting untuk diingat, melakukan ini tanpa izin bisa dianggap tidak sopan atau bahkan menjiplak konten. Selalu utamakan etika dan minta izin sebelum melakukan perubahan yang signifikan pada story orang lain.
Pertimbangan sebelum menghapus tanda pengenal:
- Apakah sudah mendapat izin dari pembuat konten asli?
- Apakah menghapus tanda pengenal akan mengurangi nilai atau makna dari story asli?
- Apakah ada cara lain untuk mengapresiasi pembuat konten tanpa menghapus tanda pengenal?
Nah, sekarang kamu udah tahu berbagai cara repost story IG, dari yang paling gampang sampai yang butuh sedikit trik. Ingat ya, yang paling penting adalah selalu sopan, menghargai pembuat konten asli, dan kalau bisa, minta izin dulu sebelum nge-share ulang story orang lain. Selamat mencoba!